Aku Cinta Kamu, ya Rasulullah!

MashaaAllah, mashaaAllah, mashaaAllah! Setelah membaca suatu artikel tentang beliau, saya terinspirasi untuk posting tulisan ini.

Satu kata untuk Rasulullah SAW : Perfect

Muhammad

Nama:
Sayyidina Muhammad Ibn Abdillah SAW.

Tempat, Tanggal lahir:
Makkah, Senin 12 Rabi’ul Awwal tahun Gajah, 12 April 571 Masehi.

Ayah:
Abdullah bin Abdul Muthalib.

Ibu:
Siti Aminah binti Wahab.

Asma Un Nabi:
Ahmad, Mahmud, Hamid, Qosim, Musthafa, Mujtaba, Murtadho, Ma’mun, Aziz, dan masih banyak lagi nama-nama lain Beliau.

Akhlaqun Nabi:
Nabi Muhammad SAW sangat santun dan penyayang kepada kaum Fuqoro, Masakin, dan Aitam (Fakir, miskin dan Yatim) dan masih banyak lagi.

Mu’jizatul A’dzhom:
1. Al-Quranul Karim
2. Membelah bulan
3. Isro Mi’raj
4. Keluar air dari jari tangan, dsb.

Sifat Wajib:
Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah.

Sifat Mustahil:
Kadzib, Khianat, Kitman, Biladah.

Sifat Jaiz:
A’rodhul Basyariyyah.

Pesan:
– Aku tinggalkan 2 pusaka berharga. Barang siapa berpegang teguh kepada keduanya tidak akan tersesat selama-lamanya, yaitu:
   Al-Qur’an dan Ithroh (Keturunanku)
– Aku tinggalkan 2 perkara, berpegang teguhlah kalian kepada keduanya, yaitu:
Al-Qur’an dan Sunnahku

Wafat:
Madinah Al Munawwarah, Senin 12 Rabiul Awwal tahun 11 Hijriah (03 Juni 632 Masehi).

Maqam:
Disekitar Masjid Nabawi Madinah Al Munawwarah Saudi Arabia.

Beberapa Hadits Rasulullah:

Tentang Ujian Hidup :

Dari Abu Said dan Abu Hurairah ra: nabi bersabda :
”Tidak seorang muslimpun yang tertimpa kesulitan, sakit, kesusahan sampai pun hanya terkena duri, melainkan hal itu akan menghapus dosa-dosanya.”

Tentang Kesabaran :

Sungguh seorang mukmin amat menakjubkan, segala urusannya amat baik
baginya dan hal itu tidak terdapat kecuali hanya pada orang mukmin saja.
Jika mendapat kesenangan, maka ia bersyukur, tentunya
hal itu amat baik bagi dirinya. Jika mendapat kemalangan,
maka ia bersabar, tentunya hal itu amat baik baginya.
(H.R. Muslim)

Tentang Intropeksi Diri :

Orang yang berakal adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya,
dan memperbanyak amalan untuk bekal mati
dan orang yang lemah adalah seorang yang mengikuti hawa nafsunya,
tetapi berkahayal pahala kepada Allah Ta’ala.
(H.R.Tirmidzi)
Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta nasihat-menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.(Q.S Al-‘Asr 1-3)
Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑